Sabtu, 09 Juli 2011

Marhaban Ya Ramadhan


Tidak lama lagi kita memasuki bulan suci lagi mensucikan, bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh rahmat, dan bulan yang penuh pengampunan, itulah bulan yang dinanti-nantikan oleh orang mukmin, yaitu bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan selain sebagai bulan suci untuk beribadah, tetapi juga bulan untuk pembelajaran, pelatihan sekaligus pembuktian pada diri kita masing-masing, pada diri setiap umat Islam, dan setiap manusia ciptaanNya. Pembelajaran bahwa ternyata tidak hanya makan dan minum kebutuhan kita, kebutuhan akan makan dan minum dapat ditekan demi untuk mencapai tujuan yang lebih besar yaitu untuk mendapatkan ridho Allah swt.

Bukan itu saja dibalik bulan Ramadhan sebagai bulan ibadah kita dapat melihat betapa efisien penggunaan waktu di bulan ramadhan, walau sekolah dan pekerjaan hanya berjalan setengah hari, atau setengah kegiatan, tetapi ternyata terbukti bahwa hasil yang dicapai ternyata tidak kurang dengan hasil yang dicapai ketika kita bekerja penuh di bulan lain, selain bulan Ramadhan.

Hal ini membuktikan bahwa perintah tuhan berpuasa di bulan Ramadhan, adalah benar-benar wahyu, yang datang dari tuhan, di peruntukkan bagi hambanya yang mukmin agar hambanya yang mukmin dapat mengambil hikmah dan pelajaran di bulan Ramadhan tersebut, selain beribadah dan mensucikan diri.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (QS: Al Baqoroh ayat 183)

Yang diseru oleh ayat yang diatas adalah orang-orang yang beriman.

Hal ini memberikan hikmah dan pelajaran pula bagi manusia, barangkali pekerjaan kita yang sangat menyibukkan di luar bulan Ramadhan, di hari-hari biasa, yang sangat sibuk, ternyata kesibukan kita hanyalah kesibukan yang tidak efisien. Ternyata pada bulan puasa pekerjaan dapat dipotong waktu dan pekerjaannya jadi separuhnya.

Bagaimana seandainya manajemen puasa ini diterapkan pada hari-hari lain di luar bulan Ramadhan? Dengan waktu lebih cepat, pekerjaan lebih sedikit, biaya yang tentunya jadi lebih irit, tetapi mendapat hasil yang sama dengan pekerjaan yang dilakukan ketika di luar bulan Ramadhan. Mungkin barangkali ummat Islam akan lebih maju beberapa langkah dibanding dengan ummat-ummat lain yang diluar Islam.

Walau mungkin perlu diteliti lebih lanjut, benarkah puasa memang dapat menjadikan pekerjaan menjadi lebih efisien, artinya, kita dengan tidak sengaja membuang pekerjaan yang tidak perlu?

Apapun hikmah yang dikandung bulan Ramadhan tentunya harus kita sambut bulan suci ini dengan gembira, semoga memberikan berkah, kepada kita bersama. Amiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kabar dari Palestina tentang Upaya Gencatan Senjata.

Osama Hamdan: Gerakan Hamas berupaya dengan segala kekuatan dan efektivitas untuk mengakhiri perang di Gaza dan mengintensifkan upaya untuk ...