Jemaah Ahmdiyah jelas sesat dan diluar Islam dengan menyatakan ada nabi setelah nabi Muhammad s.a.w. Jika mereka tidak mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabipun seharusnya batal kitab suci Tadzkirah yang didakwa mereka sebagai wahyu. Kalau mereka beranggapan bahwa keyakinannya sebagai hak azasi, mengapa harus berada dalam agama yang sudah mempunyai ketentuan yang syah. Bukankah menodai dan merusa agama yang telah ada adalah juga pelanggaran hak azasi. Jika masih berada dalam agama Islam ikuti ajaran agama Islam yang sudah baku, kalau tidak buatlah agama sendiri.
Kamis, 12 Juni 2008
Syukurlah Ahmadiyah dibekukan
Jemaah Ahmdiyah jelas sesat dan diluar Islam dengan menyatakan ada nabi setelah nabi Muhammad s.a.w. Jika mereka tidak mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabipun seharusnya batal kitab suci Tadzkirah yang didakwa mereka sebagai wahyu. Kalau mereka beranggapan bahwa keyakinannya sebagai hak azasi, mengapa harus berada dalam agama yang sudah mempunyai ketentuan yang syah. Bukankah menodai dan merusa agama yang telah ada adalah juga pelanggaran hak azasi. Jika masih berada dalam agama Islam ikuti ajaran agama Islam yang sudah baku, kalau tidak buatlah agama sendiri.
Kamis, 29 Mei 2008
Islam dan Demokrasi
Sebenarnya sudah lama ingin menulis tentang Islam dan Demokrasi, lantaran ada seseorang teman diskusi di webforum.plasa.com mengatakan Islam tidak Demokrasi. Ingin sekali menepis langsung tuduhan tersebut, tetapi biarlah karena memang antara Islam dan Demokrasi bukanlah hal yang selaras, artinya adalah dua produk yang berbeda yang pasti tidak sama pas satu sama lain. Sampai akhirnya ada seorang Dosen Fisipol yang menyampaikan bahwa Demokrasi itu terdiri dari empat syarat. Kalau saya mengatakan paling sedikitnya empat syarat ini, karena menurut saya banyak syarat-syarat yang lain.
Kalau dilihat Demokrasi menurut dosen tersebut ada empat syarat yaitu:
- Menjamin hak-hak Individu
- Pemilihan umum yang bebas
- adanya lembaga negara yang independen saling lepas anta Legislatif, eksekutif dan Yudikatif
Kalau dilihat tiga dasar ini Islam boleh dikatakan Demokrasi.
Islam Menjamin hak-hak Individu
Hak-hak hak individu dijamin oleh Islam sebatas tidak bertentangan dengan ketentuan Islam. Islam menjamin manusia untuk hidup. Membunuh orang tanpa alasan yang dibenarkan merupakan hal yang dilerang atau diharamkan Islam. Islam diberi kebebasan berpendapat walaupun bertentangan satu sama lain selagi pendapat tersebut tidak menentang ketentuan yang diberikan Islam. Dan hak-hak yang lain.
Pemilihan umum yang bebas
Pemilihan ini adalah masalah praktis yang sudah dipraktekkan dalam pengangkatan khalifah setelah meninggalnya baginda Rasulullah s.a.w.
Lembaga negara yang Independen
Sistem politik Islam punya kriteria Musyawarah dan Mufakat yang diwujudkan dalam Majelis syuro atau kita kenal lembaga seperti MPR yang merupakan lembaga legislatif yang terpisah dari eksekutif yang dimana pada zaman rasulullah s.a.w beliau sebagai eksekutif dan sahabat nabi sebagai Majelis Syuro, lembaga Qodhi atau kehakiman yang terpisah dari lembaga majelis syuro dan kepemimpinan rasul s.a.w.
Sabtu, 18 Agustus 2007
Sejarah Tanah Palestina dan Zionis Israel
Konflik Palestina-Israel terus saja berlangsung entah sampai kapan berakhir. Sekarang orang Israel mengklem sebagai tanah milik mereka sejak 400 tahun sebelum Masehi! Benarkah? Kenapa baru tahun 1897 dipertanyakan kembali? Siapa sebenarnya bangsa Israel itu? Mari kita lihat kembali sejarahnya.
"... Orang-orang Yahudi "melindungi kembali diri mereka sendiri di balik pagar yang telah didirikan sekitar Taurat serta tulisan-tulisan yang pertama, kemudian oleh orang-orang Farisi/munafik serta kaum Talmudis, pada penerus Ezra, para penyimpang yang telah menyeleweng dari ajaran-ajaran nabi Musa as yang masih primitif, serta musuh-musuh para Nabi dan Rasul. Semua tindakan yang mereka lakukan itu bertentangan dengan ajaran-ajaran Nabi Musa as yang sebenarnya, yang dimurnikan dan diperluas oleh isaiah, jeremiah dan Ezekiel, serta selanjutnya diperluas dan digeneralisasikan oleh orang-orang Yudeo-Hellinis.")4
dan Allah swt pun menurunkan azab padanya berupa penghancuran masyarakatnya mereka kembali terusir dari Baitul Maqdis dan terpencar-pencar, karena Baitul Maqdis dikuasai oleh Raja Jalut (Goliath), Ketika itu Allah mengirim pasukan Jalut yang perkasa, kecuali mereka yang selamat dibawah pimpinan raja Thalut dan nabi Daud sebagai raja orang Yahudi ketika itu. Daud memimpin Bani Israel setelah mengalahkan jalut (Kisah selengkapnya ada dalam QS: 2:246-249). Tetapi mereka tetap tidak masuk ke Baitul Maqdis karena kehendak Allah swt. Mereka diam dan berkembang disebelah baitul Maqdis yaitu yang disebut Masyaaruts-Tsani. Masyaaruts Tsani bukan wilayah Palestina. Tetapi daerah dekat antara Syria dengan Irak Utara sekarang.
Sampai daerah itu dikuasai oleh Nebucadnesar raja Chaldea. Chaldea adalah kerajaan yang berada diwilayah Irak Utara kemudian berkembang luas sampai ke tanah Palestina. Bani Israil kembali terpencar sampai ke daerah Mesoppotamia Utara.
"Orang-orang Chaldea menjadi penguasa di kawasan itu. Sedangkan penguasa dan raja terbesar dari mereka adalah Nebuchadnessar yang mampu menaklukkan negeri Syam dan menghancurkan Al-Qud. Dia membunuh orang-orang Yahudi dan merampas kerajaannya. Orang-orang Yahudi itu dihancurkan diusir dan ditawan. Sejak sa'at itulah orang-orang Yahudi Bani Israil terpencar kemana-mana dan bertebaran ke segala tempat. Sebagian dari mereka berdiam di Hijaz, Mesir dan negri yang lain.")5
orang-orang bani Israel kembali terpencar-pencar. Ketika itu Allah swt mengutus nabi Zakaiya as dan nabi Yahya as. Sampai Alexander Agung (356SM-323SM) raja Macedonia mengalahkan Persia yang menguasai daerah Persia, Mesopotamia sampai ke Mesir. Setelah Palestina dikuasai oleh Macedonia Yahudipun terpencar-pencar, ditambah lagi setelah Alexander Agung mangkat Kerajaan Macedonia terbagi dengan Romawi yang rajanya ketika itu Oktavianus Agustus (31SM-14SM). Ketika itu Romawi sedang bangkit. Setelah mengalahkan kerajaan Karthago di utara Afrika dalam sebuah pertempuran semangat Romawi bangkit untuk menaklukkan negri-negri lain termasuk Maceconia, Palestina, dan Mesir bekas taklukkan Alexander Agung.
Terbentuknya Negara Yahudi (Israel).
...Dalam tulisan saya itu saya kemukakan bahwa terjadinya antisemitisme di dalam sejarah kita karena di manapun juga, sampai saat kita sekarang ini(huruf miring tersebut sesuai dengan tulisan yang terdapat pada karangan Lazare), "orang-orang Yahudi itu merupakan manusia yang tidak suka bermasyarakat". Sekarangpun saya masih tetap berkata demikian mengenai mereka... akhirnya, pada bagian penutup buku tersebut saya menulis: "Penyebab-penyebab terjadinya antisemitisme, kalau kita perhatikan dari sifatnya, tentulah berdasarkan masalah-masalah etnik, keagamaan, politik dan ekonomi.)6
Kebencian terhadap orang Yahudi di negara-negara yang ditempatinya disebabkan tuduhan bahwa orang Yahudi penyebab terjadinya krisis Ekonomi akibat praktek rentenir yang diterapkan orang Yahudi dan Bank-bank yang sifat memeras rakyat, krisis sosial karena mereka orang-orang Yahudi melakukan praktek prostitusi di negara-negara yang didiami Yahudi di mana-mana khususnya Eropa. Dan mereka orang-orang Yahudi merasa merupakan ras yang paling baik didunia dan tidak segan-segan membunuh manusia lainnya.
- Orang-orang Yahudi, dimanapun juga mereka berada di permukaan bumi ini, di negara manapun juga mereka bertempat tinggal akan tetap saja merupakan sebuah "bangsa" yang tunggal.
- Mereka selamanya dan di mana sajapun selalu menjadi korban pengejaran.
- Mereka sama sekali tidak dapat diasimilasikan oleh negara-negara dimana mereka telah bertempat tinggal sekian lamanya (sangkaan yang sama yang juga ada pada orang-orang antisemit serta orang-orang rasialis).7
Akibat ditariknya kesimpulan oleh Herzl tersebut maka pemecahan masalahnya menurut Herzl dan menurut orang-orang antisemit juga adalah membuat negara Yahudi baru diatas tanah kosong dunia. Maka dipilihlah Palestina agar juga mendapat dukungan orang-orang Yahudi aliran Zion (Pecinta tanah sejarah yaitu Mesir, Kan'aan dan sekitarnya)
Jadi tidak benar orang Israel mengaku sebagai tanah suci orang Israel. Karena :
- Ummat Israel tidak pernah tinggal lama di daerah Palestina walaupun Nabi Yakub as tinggal di Nablus daerah kan'aan, Nablus adalah daerah kan'aan dekat dengan Palestina dan bukanlah daerah Palestina dan keturunannya kemudian tidak lagi tinggal disana. Mereka lebih lama tinggal di Mesir ketika zaman nabi Musa as. dan daerah-daerah sekitarnya.
- Tidak bisa pula dikatakan bahwa Palestina sebagai tanah warisan nabi Nuh as sebagai mutlak milik orang-orang Israel, karena keturunan nabi Nuh as mencakup nabi Luth as, dan nabi Ibrahim as.
Mereka berdasarkan kitab suci mereka yaitu sejak nabi Ibrahim (Abram) as sudah membagi dua tanah Palestina dengan nabi Luth (Lot) as. Kitab Kejadian pasal 13:
Maka pergilah Abram dari Mesir ke Tanah Negeb dengan isterinya dan segala kepunyaannya, dan Lotpun bersama-sama dengan dia.
Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya.
Ia berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, dari Tanah Negeb sampai dekat Betel, di mana kemahnya mula-mula berdiri, antara Betel dan Ai,
ke tempat mezbah yang dibuatnya dahulu di sana; di situlah Abram memanggil nama TUHAN.
Juga Lot, yang ikut bersama-sama dengan Abram, mempunyai domba dan lembu dan kemah.
Tetapi negeri itu tidak cukup luas bagi mereka untuk diam bersama-sama, sebab harta milik mereka amat banyak, sehingga mereka tidak dapat diam bersama-sama.
Karena itu terjadilah perkelahian antara para gembala Abram dan para gembala Lot. Waktu itu orang Kanaan dan orang Feris diam di negeri itu.
Maka berkatalah Abram kepada Lot: "Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat.
Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri."
Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. --Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. --
Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.
Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom.
Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN.
(Kejadian 13:1-13)
Seharusnya tanah Palestina tidak bisa diklaim jadi tanah milik Israel karena milik nabi Ibrahim (Abram) dan milik nabi Luth (Lot) as.
- Quraish Shihab, DR. Tafsir Al-Misbah, Lentera hati, Jakarta 2002, hal 205-206
- Sayyid Quthb, DR.Fi Zhilalil Qur'an, Gema Insani, Jakarta 2000, hal 87-88.
- Hadits, Imam Muslim dari Abu Hurairah Hadits no 3013 dalam catatan kaki tafsir fi zhilalil Qur'an,ibid.hal: 88
- Bernard Lazare yang dikutip oleh Roger GaraudyZionis, Sebuah gerakan Keagamaan & Politik, Gema Insani Press, Jakarta 1988, hal:31
- Ahmad 'Usairy: Sejarah Islam (sejak zaman nabi adam sampai abad keXX) hal. 31
- Bernard Lazare, ibid, hal: 28.
- Theodor Herzl,Der Jundenstaat, dalam ibid hal: 21-22.
Minggu, 29 Juli 2007
Kekuatan Orde Baru Mulai bersatu (Golkar & PDI-P)
Lahirnya PDIP kira-kira pada tahun 1993 sendiri tidak terlepas dari rekayasa politik yang sebenarnya tidak senang kepada Islam. Karena pada zaman pemerintahan Soeharto ketika itu sedang bermesraan dengan kekuatan Islam ditandainya dengan bersihnya kabinet dari unsur-unsur non Islam (kristen) yang biasanya sepanjang sejarah kabinet pembangunan Soeharto selalu dibawah cengkraman kekuatan politik kristen dan Kabinet diwarnai dengan bangkitnya kekuatan Cendikiwan Muslim Indonesia (ICMI) yang benderanya berkibar dibawah pimpinan Menristek B.J Habibie.
Orang-orang kekuatan politik kristen yang tadinya berada mendukung Golkar yang selama pemerintahan Soeharto berkolaborasi dengan kekuatan kristen berusaha mencari alternatif kekuatan baru. Merekapun melirik PDI yang kekuatannya sejak dulu identik dengan kekuatan kristen, musrikin dan atheis. Setelah itu merekapun mencari tokoh yang dapat diangkat menjadi pemimpin untuk meraih simpati masyarakat Indonesia dan menyaingi karismatik kepemimpinan Soeharto. Terpilihlah Megawati Soekarno Putri.
Sehingga pada tahung 1993, dengan bantuan orang-orang yang telah disusupkan ke tubuh PDI, dibentuklah rekayasa seolah-olah ada Konfrensi Luar Biasa (KLB) PDI di Medan yang memilih pemimpin baru yaitu Megawati Soekarno Putri. Konfrensi itu tentu saja ditentang oleh PDI sendiri yang tidak mengakui adanya KLB tersebut akhirnya KLB Medan gagal. Tetapi mereka buat lagi KLB serupa di Soerabaya yang juga gagal. Di Sulawesi juga gagal. Kemudian akhirnya di KLB Bali dengan kekuatan masa PDI di Bali yang sudah dapat dibujuk untuk memihak Megawati, dan juga mungkin kekuatan Asing yang ada di Bali. Maka kekuatan baru yang tidak diakui oleh PDI sendiri lahir dengan nama PDI Perjuangan, dengan Megawati sebagai pemimpinnya.
Kemenangan Megawati sendiri tidak terlepas dari dukungan yang tadinya pendukung dan simptisan Golkar membelot mendukung PDI-P dengan taktik menjelek-jelekan Golkar dan Orde Baru dan menyanjung setinggi-tingginya Megawati. Sampai mengantarkan Megawati ke kursi kepresidengan RI.
Tetapi seiring dengan perjalanan waktu kepemimpinannya tidak selalu mulus. Ada muncul pemain baru Partai Demokrat, PAN dan Partai Keadilan.
Dengan menang kekuatan Islam PKS dan PAN mereka (orang-orang PDI-P) ingin kembali menggalang kekuatan dan mengenang kembali masa-masa manisnya kekuatan mereka pada zaman Orde Baru ketika dibawah kepemimpinan Soeharto yang pro kristen. Mereka bersatu berarti Golkar tidak lagi memihak Islam. Dan mereka bersatu untuk melawan partai-partai Islam yang kuat.
Selasa, 24 Juli 2007
Keteraturan Alam Bukti kepatuhannya Kepada Allah
Kalau kita mau melihat ke langit di waktu malam, akan terlihat bintang-bintang yang gemerlap. Bintang-bintang itu sebenarnya kumpulan bintang-bintang, planet-planet yang beredar menurut garis edarnya (orbit evolusi).
Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.
(Qur'an Surat Al-Furqon: 61 [25:61])
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.
(Qur'an Surat Al-Anbyaa' : 33 [21:33])
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
(Qur'an Surat Yasin : 40 [36:40])
Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang.
(Qur'an Surat Ibrahim : 33 [14:33])
Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.
(Qur'an Surat Faathir : 13 [35:13])
Peradaran itu mempunyai masa waktu yang tepat sehingga tidak terjadi perbenturan satu sama lain.
Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
(Qur'an Surat Yunus : 5 [10:5])
Keteraturan ciptaan Allah ini adalah implementasi dari ketundukkan dan kepatuhannya kepada sang pencipta yakni Allah SWT.
Dan Ketundukan dan kepatuhan ini diciptakan Allah hanya untuk manusia.
Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang.
(Qur'an Surat Yunus : 5 [10:5])
Implementasi dari kepatuhan kepada Allah ini bukan saja berlaku bagi bumi, bulan, matahari, bintang-bintang, planet-planet dan benda-benda ruang angkasa lain tetapi juga untuk seluruh ciptaan Allah di jagad raya ini termasuk: gunung-gunung, pohon-pohon sampai binatang melata sekalipun melakukan kepatuhannya kepada Allah SWT sehingga tercipta harmoni keteraturan kehidupan.
Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
(Qur'an Surat Hajj : 18 [22:18])
Implementasi Ketundukan dan kepatuhan ini adalah wujud dari ibadah kepada Allah SWT.
Jadi Binatang-binatang dan pohon juga beribadah kepada Allah SWT. dengan caranya sendiri.
Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
(Qur'an Surat An Nuur : 41[24:41])
Sehingga jika ada makhluk Allah yang tidak patuh akan peraturan Allah maka ia adalah potensi untuk menciptakan ketidak seimbangan dan merusak harmoni kehidupan Alam.
Sabtu, 14 Juli 2007
Ayat Allah di Alam raya
Ada banyak ayat Qur'an yang menyatakan bahwa ada banyak ayat-ayat lain yang terungkap tetapi tidak terbaca atau hanya terbaca oleh sedikit orang. Ayat-ayat dalam al-Qur'an terjemahan Indonesia sering diterjemahkan sebagai tanda-tanda. Ayat itu antara lain:
- 1. Fenomena alam adalah ayat-ayat Allah. 2:164, 3:190, 6:97, 6:99
- 2. Tanda-tanda kebenaran yang nyata berupa Teori dan Hipotesa yang terlihat oleh seorang ilmuwan 2:211, 6:46, 12:35
- 3. Mu'jizat kenabian adalah ayat-ayat Allah yang diperlihatkan langsung kepada umatnya.
[11:96] Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan mu'jizat yang nyata,
[2:164] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.
[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat ayat-ayat bagi orang-orang yang berakal,
[6:97] Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.
[6:99] Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
[2:211] Tanyakanlah kepada Bani Israil: "Berapa banyaknya tanda-tanda (ayat-ayat) (kebenaran)132 yang nyata, yang telah Kami berikan kepada mereka". Dan barangsiapa yang menukar ni'mat Allah133 setelah datang ni'mat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya.
[6:46] Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?" Perhatikanlah bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda(ayat-ayat) kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga).
[12:35] Kemudian timbul pikiran pada mereka setelah melihat tanda-tanda (kebenaran Yusuf) bahwa mereka harus memenjarakannya sampai sesuatu waktu753.
Demikianlah ayat-ayat yang Allah maksud masih banyak lagi ayat-ayat qur'an yang mengatakan bahwa selain dalam kitabnya terdapat ayat-ayat lain yang terbentang di Alam ini. Kalau kita perhatikan ayat-ayat diterjemahkan dengan tanda-tanda. Coba Search Al Quran dengan keyword tanda-tanda akan terdapat sembilan puluh sembilah ayat yang mengatakan tanda-tanda.
Ayat-ayat yang tertulis adalah ayat Qouliyah (perkataan) dan ayat yang tercipta di Alam itu disebut ayat Kauliyah (terjadi).
Allahu A'lam
Rabu, 11 Juli 2007
Petir ada untuk mengusir setan?
[72:8] dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,
[72:9] dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang1525 barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya). (Qur'an Surat Al Jin ayat 8-9)
Panah api ditafsirkan sebagai petir. Kalau menurut penelitian ilmiah karena adanya muatan listrik yang terkandung diawan yang sangat besar sehingga tegangannya tidak lagi dapat tertahan oleh awan sehingga terjadilah lompatan arus listrik yang sangat besar antara arus listrik muatan negatif dan positif.
Penafsiran seperti ini adalah penafsiran yang rancu yang biasa dikaitkan dengan kisah-kisah palsu atau dongeng-dongengan orang Israel (Isra'iliyat) yang masih banyak terdapat dalam buku-buku tafsir kuno seperti Jalalen dan sebagainya. Maka berhati-hatilah.
Kabar dari Palestina tentang Upaya Gencatan Senjata.
Osama Hamdan: Gerakan Hamas berupaya dengan segala kekuatan dan efektivitas untuk mengakhiri perang di Gaza dan mengintensifkan upaya untuk ...
-
Konflik Palestina-Israel terus saja berlangsung entah sampai kapan berakhir. Sekarang orang Israel mengklem sebagai tanah milik mereka s...
-
Jujur adalah sifat penting bagi Islam. Salah satu pilar Aqidah Islam adalah Jujur. Jujur adalah berkata terus terang dan tidak bohong. Orang...
-
Islam tidak menjelaskan tentang adanya hantu. Istilah hantu yang seperti yang dikenal masyarakat awam tidak ada dalam istilah atau kamus Isl...